Artikel

Menjadi Guru dan Dosen Sejati yang Hebat

Pada intinya masyarakat memiliki impian dan harapan agar semua guru dan dosen mampu memenuhi panggilan hidupnya sebagai tenaga pengajar dan pendidik sejati yang berkualitas tinggi dan mampu mengemban tugas utama. Tentu hal ini bukan merupakan pekerjaan gampang dan diperlukan orang-orang yang benar-benar siap dan mampu, dan andal serta mumpuni.

Tuntutan untuk menjadi guru dan dosen yang bermutu atau menjadi tenaga pengajar dan pendidik yang hebat memerlukan proses yang panjang. Mengapa? Sebab orang yang pintar atau cerdas secara intelektual tidaklah cukup, karena dituntut pula berjiwa tangguh dan berhati mulia. Untuk mencetak guru atau dosen yang cerdas dan berhati mulia perlu aneka proses, beragam tempaan, bermacam-macam strategi yang memakan waktu bukan hanya sehari atau dua hari, tetapi bisa jadi puluhan tahun.

Drs. Bambang Sri Wahyono, M.Pd.

Namun demikian, berikut ini disampaikan sejumlah kiat atau strategi bagaimana seorang guru atau dosen agar dapat menjadi tenaga pengajar dan pendidik sejati yang berkualitas dan berhati mulia antara lain:

  1. Bercerminlah : lihatlah ke dalam diri anda, apakah sudah memenuhi kualifikasi sebagai guru atau dosen?
  2. Carilah Rujukan : bandingkan diri anda dengan rekan sejawat di lingkungan tempat kerja anda atau di tempat lain yang sejenis, apakah anda termasuk guru atau dosen terbaik?
  3. Perhatikan Soft Skill : bagaimana sikap dan perilaku anda, karakter dan kepribadian anda apakah sudah mencerminkan diri sebagai seorang guru atau dosen yang berhati mulia? ( Misalnya : sabar, bijak, ramah, sopan, jujur, disiplin, ikhlas, amanah, tanggungjawab, adil, konsisten, peduli/empati, suka menolong, dll. )
  4. Lihat motivasi diri : motivasi jenis apakah yang anda miliki ; (1) motivasi intrinsik yaitu dorongan sadar dari dalam diri sendiri berdasarkan panggilan jiwa dan keikhlasan untuk siap berkorban tenaga dan waktu untuk bekerja sepenuh hati di dunia pendidikan ataukah (b) motivasi ekstrinsik karena dorongan dari luar diri anda misalnya desakan dari orang lain atau tuntutan kebutuhan akan pekerjaan demi sekedar mencari nafkah atau alasan sejenisnya?
  5. Tugaskan Diri : rencanakan dan rancanglah sejumlah program atau kegiatan pelayanan bagi peserta didik atau kegiatan lain yang terkait dengan pekerjaan anda sebagai guru atau dosen dengan menetapkan target pencapaian berdasarkan standar mutu tertentu.
  6. Siapkan Diri : lakukan setiap kegiatan anda dengan persiapan yang matang
  7. Wujudkan Integritas Diri : selaraskan dan jagalah secara konsisten antara isi pikiran, perkataan dan perbuatan anda harus selalu sama dan sebangun serta bersifat linier, relevan dan koheren. Intinya jangan menjadi manusia yang bersifat “ mencla-mencle” atau oportunis.
  8. Hormati dan hargai orang lain: hormati dan hargailah semua orang sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai manusia sama dengan diri anda.